Dua Judul PKM Mahasiswa TLI Mendapat Pendanaan Nasional

Dua Judul PKM Mahasiswa TLI Mendapat Pendanaan Nasional

Sebagai mahasiswa, tentu tidak hanya disibukkan dengan mengikuti kegiatan perkuliahan, namun juga ada kegiatan-kegiatan lain yang menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia secara individu maupun kelompok. Kegiatan tersebut antara lain adalah, UKM; PKM; pilmapres; lomba kompetensi; dll. Program Kreatifitas Mahasiswa, atau yang sering disebut PKM merupakan kegiatan yang mewujudkan implementasi dari Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa.

Program ini diharapkan akan menumbuhkan inovasi dan kreatifitas dari mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh dari perkuliahan dengan menuangkannya dalam suatu ide kreatif guna membantu masyarakat luas. 

PKM tahun 2022 dirancang dalam berbagai bentuk bidang dan kriteria yaitu,

  1. PKM Riset Eksakta (PKM-RE)
  2. PKM Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH)
  3. PKM Kewirausahaan (PKM-K)
  4. PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-PM)
  5. PKM Penerapan Iptek (PKM-PI)
  6. PKM Karsa Cipta (PKM-KC)
  7. PKM Karya Inovatif (PKM-KI)
  8. PKM Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK)
  9. PKM Gagasan Futuristik Tertulis (PKM-GFT)
  10. PKM Artikel Ilmiah (PKM-AI)

Politeknik Negeri Madura, dalam pelaksanaan PKM tahun ini menyeleksi total 46 judul dari semua jurusan, namun yang disubmit ke tingkat nasional menjadi 15 judul. Faktor utama yang membuat 31 judul lain tersisihkan oleh reviewer internal adalah format penulisan PKM yang tidak sesuai dengan buku panduan. Untuk kedepannya, koordinator PKM Poltera tahun 2022 Abdul Hamid, S.Si., M.Si mengungkapkan panitia akan membuatkan format yang sesuai dengan buku panduan di Ms.Word, untuk  memudahkan mahasiswa dalam penulisan, sehingga semuanya seragam dan sesuai dengan ketentuan sebagai upaya untuk mencegah hal yang serupa terulang lagi kedepannya.

Dari ke-15 judul yang disubmit  ke tingkat nasional, berlanjut menjadi  2 Judul karya mahasiswa TLI yang didanai. Karya PKM mahasiswa jurusan TLI yang dimaksud adalah “Smart Power Monitoring dengan Metode Build in Plug Hemat Energi Memanfaatkan Pendekatan Finansial” diketuai oleh Dwi Karina yang termasuk dalam kategori PKM-KC. Kelompok PKM ini beranggotakan M. Rifqi Mahendra dan Safin Annaji yang masing-masing juga mahasiswa dari jurusan TLI.

Bagaimana solusi terbaik untuk memantau penggunaan energi rumah tangga secara efektif, efisien dan real time adalah salah satu pertanyaan yang mendasari mahasiswi asal Mojokerto ini dalam membuat sebuah alat tepat guna untuk menjawab pertanyaan tersebut. Selain itu, PKM ini merupakan bentuk luaran lanjut dari Tugas Akhir Karin yang akan di sidangkan tgl 19-20 Juli nanti. Dosen pengampu mata kuliah Bahasa Indonesia dan sekaligus pembimbing kelompok PKM ini, Ahmad Mustofa, S.Kom,.M.Kom menambahkan bahwa memang idealnya mahasiswa dalam pengerjaan Tugas Akhir menargetkan untuk dapat mengajukan Tugas akhirnya sekaligus sebagai PKM, agar luaran produk yang dihasilkan dapat menjadi maksimal.

Tahun ini alhamdulillah lolos 2 judul yang mendapat pendanaan nasional yang mana sesuai dengan ekspektasi jurusan dalam luaran mata kuliah Bahasa Indonesia.Sedangkan karya mahasiswa TLI kedua yang mendapat pendanaan nasional adalah “Lembaga Pembelajaran Robotika Online untuk Anak Usia 6-12 tahun” yang diberi nama “Lembaga ROBOTTICAST” diketuai oleh Windy Afifah yang termasuk dalam kategori PKM-K. PKM yang dibimbing langsung oleh Ketua Jurusan, Ahmad Arif Kurdianto, S.ST., M.T ini beranggotakan Moh.Rifqi Mahendra, Devi Pitriana Nabiyah, Muhammad Abdur Rosid, dan Ferry Adha Febrian yang juga semuanya adalah mahasiswa jurusan TLI.

Tujuan utama PKM ini selain untuk membuka peluang usaha bagi mahasiswa adalah sebagai wadah untuk mengenalkan teknologi bagi anak usia 6-12 tahun. Pengenalan teknologi secara dini juga dapat menarik minat anak-anak ke dalam dunia robotika. Proses bimbingan belajar robotika ini akan disajikan menggunakan video interaktif, modul robotika, buku panduan, serta online meeting agar mempermudah anak dalam proses pembelajaran.

Disisi lain, program bimbingan ini juga akan menantang mahasiswa untuk memiliki potensi dan kemauan untuk mengembangkan softskill dan hardskill mereka dalam berwirausaha. Sebagai langkah terakhir dalam pelaksanaan realisasi kedua PKM tersebut diatas adalah Monev dan pembuatan Laporan Akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published.